Pada kuartal pertama tahun 2025, volume impor pakaian AS meningkat sebesar 9,2% tahun-ke-tahun, mempertahankan tren pertumbuhan berkelanjutan dalam beberapa kuartal terakhir, dan nilai impor meningkat sebesar 10,96%. Volume impor dan harga satuan beberapa kategori meningkat. Kategori utama seperti katun, wol, dan pakaian serat buatan semuanya mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Pada triwulan I, volume impor pakaian berbahan katun di Amerika Serikat meningkat sebesar 11,6% dibandingkan triwulan IV tahun 2024, dan nilai impornya meningkat sebesar 11,56%. Volume impor pakaian serat kimia meningkat sebesar 7,65%, namun nilai impor meningkat sebesar 10,72%, karena harga satuan tekstil serat kimia secara keseluruhan meningkat sebesar 2,86%.
Volume impor pakaian wol meningkat sebesar 21,6%, namun nilai impor hanya sebesar 4,37%, karena harga satuan turun sebesar 14,17%, menandakan persaingan harga yang ketat atau pengadaan beralih ke produk berbiaya rendah.
(Misalnya: Industri tekstil wol Dongguan memiliki persaingan harga satuan ekspor yang ketat)
Secara keseluruhan, impor pakaian AS tetap aktif pada kuartal pertama tahun 2025, dengan impor pakaian katun menjadi pendorong utama pertumbuhan, dan pakaian serat kimia serta wol juga tumbuh pada tingkat yang berbeda-beda. Perubahan harga satuan untuk berbagai kategori menunjukkan bahwa perubahan kecil dalam strategi pembelian dan preferensi konsumen dapat mempengaruhi dinamika pasar di masa depan. Pada kuartal pertama tahun 2025, Vietnam menduduki peringkat pertama dalam nilai impor pakaian jadi AS. Impor pakaian jadi Vietnam di AS meningkat sebesar 9,14% tahun-ke-tahun, dan nilainya meningkat sebesar 13,98%, melebihi impor Tiongkok sebesar 2,30% dan 4,11%, dan volume impor serta nilai impor masing-masing menyumbang 19,33% dan 17,47%. Tiongkok menyumbang 30,52% impor pakaian jadi AS, namun hanya 17,94% impor. Vietnam terus membuat kemajuan yang stabil dalam hal kuantitas dan nilai.




